Jakarta sebagai ibukota negara juga dikenal sebagai kota terbesar di Indonesia. kini, pada usianya yang ke 479 tahun, Jakarta adalah kota budaya, pendidikan, pariwisata, maritim, industri dan perdagangan yang mengalami perkembangan pesat. Jakarta memiliki masyarakat yang multi etnis, berbagai perguruan tinggi terkemuka, dan obyek-obyek pariwisata yang menarik.
Dalam usianya yang cukup tua, Jakarta banyak memiliki warisan kota yang dilindungi melalui peraturan daerah.
Di kota ini, banyak ditemui tempat-tempat bersejarah yang memiliki koleksi benda-benda cagar budaya. Cagar budaya sendiri dapat berupa benda buatan manusia, bergerak atau tidak bergerak yang berupa kesatuan atau kelompok, atau bagian-bagiannya atau sisa-sisanya, yang berumur sekurang-kurangnya 50 tahun. Bisa juga mewakili masa gaya yang khas dan mewakili gaya sekurang-kurangnya 50 tahun, serta dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan dan kebudayaan.
Benda penting yang dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan dan kebudayaan juga bisa dikategorikan sebagai benda cagar budaya.
Dan Banyak lokasi tempat pertunjukan kesenian di Jakarta seperti gedung kesenian Jakarta, selain pertunjukan kesenian juga merupakan keindahan arsitektur yang pantas disimak. Jika hal in tidak cukup untuk Anda, juga ada banyak tempat pertunjukan budaya mulai dari tradisional sampai modern dapat dilihat yang menarik di Jakarta seperti: Taman Ismail Marzuki, Bentara Budaya Jakarta.

Pelabuhan Sunda Kelapa
Jalan Maritim Raya, Jakarta
Jakarta Utara
Dikenal juga dengan sebutan Pelabuhan Pasar Ikan . Terletak di muara sungai ciliwung yang merupakan pelabuhan tertua di Indonesia yang telah melakukan aktivitas perekonomian sejak zaman kerajaan Pajajaran pada abad ke-14 dan masih berfungsi hingga saat ini. Suasana pelabuhan tua ini menarik dengan adanya jajaran kapal tradisional "pinisi" yang bersandar di dermaga melakukan bongkar - muat barang. Dan bagi para pengunjung yang ingin berkeliling dermaga, dapat menyewa perahu yang terdapat disekitarnya.
Masjid Istiqlal
Jl. Taman Wijaya Kusuma,Jakarta
Jakarta Pusat
Ciri mencolok lain yang menjulang di cakrawala Jakarta adalah Mesjid Istiqlal yang anggun, sebuah masjid terbesar di Asia Tenggara, terletak diarah timur laut Medan Merdeka. Lebih dari 90 % penduduk Indonesia memeluk agama Islam, suara Muazin terdengar nyaring melalui pengeras suara menara istiqlal, dikumandangkan oleh ratusan masjid yang lebih kecil di seluruh Jakarta, mengajak kaum muslim Ibu Kota untuk menunaikan shalat lima waktu. Masjid Istiqlal terletak di seberang Jalan Khatedral Katolik bergaya Neo - Ghotik berasal awal abad ke 20. Tata letak ini merupakan perlambang tingginya kerukunan agama di Indonesia.
Masjid Angke
Jl. Pangeran Tubagus Angke
Jakarta Barat
Satu satunya masjid tua yang masih terlihat kekunoannya adalah Masjid Angke, yang terletak di jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat. Masjid ini memiliki Gaya arsitektur dan hiasan yang cantik paduan antara gaya Arab, Eropa, Cina dan Jawa. Masjid ini dibangun pada tahun 1761.
Masjid Kebon Jeruk
Jl. Hayam Wuruk, Jakarta
Jakarta Barat
Terletak dijalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Tampaknya masjid ini dibangun pada pertengahan abad 18 oleh orang - orang Cina peranakan yang telah memeluk Islam.
Masjid Luar Batang
Luar Batang, Jakarta
Jakarta Utara
Masjid ini terletak diperkampungan Luar Batang, Jakarta Utara atau yang dulunya wilayah pemukiman orang Jawa di luar tembok Kota Batavia. Dibangun pada tahun 1739. Setiap Maulid, peringatan Hari Lahir Nabi Muhammad SAW banyak warga dari tempat sekitar ini maupun dari luar berziarah kemasjid yang dikeramatkan ini.
Masjid Marunda
Marunda, Jakarta
Jakarta Utara
Masjid ini terletak di tepi pantai Marunda, Jakarta utara. Masjid yang mungil ini bentuknya sangat sederhana dengan tiang penopang yang disebut soko guru bergaya Eropa. Masjid ini dibangun sekitar abad 18.
Gereja Kathedral
Jl. Kathedral, Lapangan Banteng, Jakarta
Jakarta Pusat
Gereja gaya ghotik yang cantik dapat anda jumpai di sekitar lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Gereja ini bernama Saint Mary’s Cathedral, dibangun pada tahun 1891.
Gereja Tugu
Jl. Raya Tugu, Jakarta
Jakarta Utara
Gereja ini terletak di Jalan Tugu, Jakarta Utara dan dibangun pada tahun 1725 oleh Pendeta Belanda yang bernama Van der Tydr untuk para budak yang penah bekerja di Malaka di bawah kekuasaan Portugis. Pada tahun 1742 gereja ini hancur akibat pemberontakan Cina di Batavia Dibangun kembali tahun 1747 oleh Pendeta Moudidts Mohr.
Gereja Sion
Jl. Pangeran Jayakarta, Jakarta
Jakarta Barat
Geraja ini terletak tak jauh dari Stasiun Kereta Api Jakarta, tepatnya ditepi Jalan Pangeran Jayakarta, Jakarta Barat dibangun pada tahun 1695. Semula diperuntukkan bagi orang Kristen di Batavia yang berbahasa Portugis. Gereja yang dianggap sebagai tempat ibadah orang Eropa tertua dan terbaik di Asia Tenggara ini masih mempertahankan perabotan aslinya. Lampu-lampu gantung dari bahan kuningan terpasang dengan lambang Batavia. Mimbar gereja dihiasi langit-langit dengan seni gaya barok.
Gereja Immanuel
Jl. Medan Merdeka Timur, Jakarta
Jakarta Pusat
Gereja yang bergaya klasik ini dibangun antara tahun 1835 dan 1839. Dahulunya bernama Willems kerk. Gereja ini berlokasi di Jalan Merdeka Timur Jakarta Pusat. di depan Stasiun Kereta Api Gambir.
Tags: Jakarta Heritage, Gereja Immanuel, Sion, Sunda Kelapa, Tugu, Kathedral, Istiqal, Luar Batang

0 komentar:
Post a Comment